<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Golden&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://ternaku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ternaku.wordpress.com</link>
	<description>Kelinci Hias Cimahi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Jan 2011 12:21:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ternaku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Golden&#039;s Blog</title>
		<link>http://ternaku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ternaku.wordpress.com/osd.xml" title="Golden&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ternaku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bisnis Kelinci Cimahi</title>
		<link>http://ternaku.wordpress.com/2010/06/11/ternak-kelinci/</link>
		<comments>http://ternaku.wordpress.com/2010/06/11/ternak-kelinci/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 08:57:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kelincikamarung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ternaku.wordpress.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Berternak hewan yang satu ini sepertinya selain menyenangkan karena hoby alasan lain karena mendatangkan uang yang bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan resiko dapur. Kami memulai usaha ternak yang satu ini dari sebuah pemukiman di Wilayah Cimahi bagian Utara tepatnya di Kawasan kamarung Desa Citeurup Cimahi Utara dan di Cukang Kawung Desa Tanimulya. Kelinci adalah hewan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ternaku.wordpress.com&amp;blog=14151142&amp;post=1&amp;subd=ternaku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Berternak hewan yang satu ini sepertinya selain menyenangkan karena hoby alasan lain karena mendatangkan uang yang bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan resiko dapur.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami memulai usaha ternak yang satu ini dari sebuah pemukiman di Wilayah Cimahi bagian  Utara tepatnya di Kawasan kamarung Desa Citeurup Cimahi Utara dan di Cukang Kawung Desa Tanimulya.</p>
<p><strong>Kelinci</strong> adalah hewan mamalia dari famili <a title="Leporidae (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Leporidae&amp;action=edit&amp;redlink=1">Leporidae</a>, yang dapat ditemukan di banyak bagian bumi. Dulunya, hewan ini adalah hewan liar yang hidup di <a title="Afrika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika">Afrika</a> hingga ke daratan <a title="Eropa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eropa">Eropa</a>. Pada perkembangannya, tahun <a title="1912" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1912">1912</a>, kelinci diklasifikasikan dalam ordo <a title="Lagomorpha (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lagomorpha&amp;action=edit&amp;redlink=1">Lagomorpha</a>. Ordo ini dibedakan menjadi dua famili, yakni <a title="Ochtonidae (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ochtonidae&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ochtonidae</a> (jenis <a title="Pika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pika">pika</a> yang pandai bersiul) dan <a title="Leporidae (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Leporidae&amp;action=edit&amp;redlink=1">Leporidae</a> (termasuk di dalamnya jenis kelinci dan <a title="Terwelu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Terwelu">terwelu</a>).<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelinci#cite_note-IFP-0">[1]</a></sup></p>
<p style="text-align:justify;">Adapun Kelinci yang saya coba ternakan adalah berjenis :<br />
1. Angora</p>
<p style="text-align:justify;">Asal usul kelinci ras Angora kurang jelas. Konon, berasal dari kelinci liar yang berkembang secara mutasi dengan spesifik berbulu panjang. Angora pertama kali di temukan dan di bawa oleh pelaut Inggris, kemudian di bawa ke Perancis tahun 1723. Tahun 1777 Angora menyebar ke Jerman . Tahun 1920 meluas ke negara-negara Eropa Timur, Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat. Sampai kini Prancis menjadi pusat peternakan kelinci Angora terbesar yang menhasilkan wool. Angora dewasa berbobot 2.7 kg, baik jantan maupun betina. Pertumbuhan bulunya yang sangat cepat yakni 2.5 cm per bulan, membuat kita hatus rajin mencukurnya 6-8 cm tiap tiga bulannya. Karena kalo di biarkan tumbuh, bulunya akan cenderung kusut dan menggumpal, gak cantik lagi deh.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Lyon</p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya lyon adalah angora inggris yang tidak jadi kupingnya pendek, wajahnya di penuhi bulu-bulu panjang, mirip seperti lion (singa) tapi yang ini sih gak serem, malah cenderung lucu. Karena masih saudara dekat dengan angora, maka tiap 3 bulan sekali kita harus rajin mencukur bulunya yang cepat tumbuh.</p>
<p style="text-align:justify;">3. American Chinchilla</p>
<p style="text-align:justify;">Kelinci ras ini dibedakan jadi tiga tipe, yaitu standar (bobot dewasa 2.5-3 kg), besar (bobot dewasa 4.5-5 kg), giant (bobot dewasa 6-7 kg). Semua di manfaatkan untuk ternak dwiguna yaitu produksi fur dan daging. Kelinci raksasa alias Giant Chinchilla merupakan hasil persilangan antara Standard Chinchilla dan Flemish Giant.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Dutch</p>
<p style="text-align:justify;">Ras dutch (Belanda) sangat terkenal di seluruh dunia sebagai hewan hias piaraan. bobot dewasa jantan dan betina antara 1.5-2,5 kg. Betina bersifat keibuan fertilitasnya tinggi. Setiap kali melahirkan, kelinci menghasilkan anak 7-8 ekor. Warna bulunya khas, melingkar seperti pelana berwarna putih dari punggung terus ke leher sampai kaki depan bagian belakang dan kepala hitam,cokelat atau abu-abu.Moncong dan dahi putih. Kaki depan seluruhnya putih.Kaki belakang hitam atau warna lain dengan ujung kaki putih.Ada pula yang sekaligus memiliki 3 macam warna, sering di sebut Tricolored Dutch.</p>
<p style="text-align:justify;">5. English Spot</p>
<p style="text-align:justify;">Ras ini berwarna putih dengan tutul-tutul hitam. Sepanjang punggung ada garis hitam, dari pangkal telinga memanjang sampai ke ujung ekor. Perut bertutul-tutul hitam seperti puting susu. Telinga hitam, mata dilingkari bulu hitam, sehingga tampak seperti memakai kaca mata. Hidung diliputi bulu hitam berbentuk kupu-kupu.</p>
<p style="text-align:justify;">6. Himalayan</p>
<p style="text-align:justify;">Ras ini sekarang lagi banyak banget di cari, naik daun deh, harganya masih selangit sekarang. Banyak yang meyakini asalnya dari Cina sebab di sana banyak di jumpai kelinci ini. Mula-mula di bawa dari cina ke Eropa sebagai pengisi kebun binatang dan dikenal dengan nama ‘Kelinci hidung hitam dari Cina’. Warna hitam pada kaki mulai timbul pada umur 3-4 minggu, mula-mula pucat lalu menjadi hitam. Himalayan yang disilangkan dengan New Zealand White, anak-anaknya menyerupai Himalayan. Kalau disilangkan dengan kelinci berwarna lain, keturunannya tak ada yang menyerupai Himalayan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber Tulisan http://enjoygoestafaja.blogspot.com</p>
<p style="text-align:justify;">http://id.wikipedia.org/wiki/Kelinci</p>
<p style="text-align:justify;">Kebutuhan akan Produk olahan dan turunan dari Kelinci sepertinya semakin hari semakin meningkat, Permintaan datang dari luar kota maupun dari dalam kota.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk yang tertarik berbisnis kelinci dapat berkonsultasi atau datang langsung ke lokasi peternakan di Kamarung Citeureup Cimahi, atau ke Kp. Kawung Rt 04 Rw XI Desa Tanimulya</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p>Contak Person  : <strong> Undang.  No. Kontak : 085295397657</strong></p>
<ol></ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ternaku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ternaku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ternaku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ternaku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ternaku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ternaku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ternaku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ternaku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ternaku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ternaku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ternaku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ternaku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ternaku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ternaku.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ternaku.wordpress.com&amp;blog=14151142&amp;post=1&amp;subd=ternaku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ternaku.wordpress.com/2010/06/11/ternak-kelinci/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2eb0e8410be621b12bfa529fb4cc19f3?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ternaku</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
